VISI : Fakultas Biologi UGM menjadi Fakultas yang unggul, sebagai pusat pendidikan, pengembangan penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang biologi khususnya biologi tropika yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan berdasarkan Pancasila
Anda di sini:

Fakultas Biologi UGM

Staff



Drs. Ignatius Sudaryadi, M.Kes.

E-mail Cetak PDF

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

M.Kes : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2006), bidang Ilmu Kedokteran Dasar dan Biomedis.


Minat Penelitian :

Biologi radiasi dan radiobiologi.


Bidang penelitian mengacu pada aplikasi penggunaan teknologi nuklir untuk menunjang kesejahteraan hidup manusia khususnya bidang: Biologi, Kedokteran, Pertanian, dan Teknologi Makanan. Bidang ilmu yang berkaitan erat dengan penggunaan teknologi nuklir untuk bidang-bidang tersebut dengan segala deskripsi dan pembahasan tentang segala perubahan yang terjadi akibat radiasi pada sistem biologi adalah Biologi Radiasi dan Radiobiologi.

Sifat-sifat karakteristik dari sinar-sinar pengion ataupun dari radioisotop itu sendiri telah memberikan terobosan informasi baru dalam berbagai macam proses hayati yang berlangsung dalam tubuh hewan dan manusia ataupun pada tumbuh-tumbuhan.

Penelitian dalam bidang Biologi Radiasi telah dikerjakan dengan menerapkan model metode analisa aktif terhadap obyek-obyek yang telah diteliti seperti: radiosensitivitas tanaman bernilai ekonomi (berbagai macam jenis) ditujukan untuk pemuliaan tanaman sehingga diperoleh bibit unggul, pengendalian serangga hama dan penyakit tanaman kedelai, aplikasi radiasi dimaksudkan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman kedelai tanpa menimbulkan efek perubahan genetis yang bersifat merusak. Bidang Kesehatan dengan penelitian pengendalian nyamuk vektor penyakit (DBD), radiasi dimaksudkan untuk memandulkan nyamuk vektor penyakit tanpa mempengaruhi kemampuan hidup dan kemampuan kawin sehingga mampu berkompetisi di alam untuk tujuan mereduksi populasi alaminya.

Kini dengan pesatnya perkembangan pengetahuan tentang efek biologi dari radiasi serta tersedianya berbagai sarana peralatan pendeteksi radiasi yang serba canggih maka pemanfaatan teknologi nuklir diberbagai bidang seperti Biologi, Kedokteran, dan Pertanian menunjukkan prospek yang semakin memberikan harapan. Sementara itu aspek pengawasan dan keselamatan radiasi telah dapat ditanggulangi sesuai dengan peraturan dan undang-undang ketenagaatoman baik pada tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian kelestarian lingkungan akan tetap terjaga seiring dengan banyaknya manfaat yang diperoleh dari teknologi nuklir ini.


Afiliasi dengan Organisasi Profesi

Anggota dalam Perhimpunan Biologi Indonesia (1994 – sekarang), Asosiasi Pengendalian Nyamuk Indonesia (2004 – sekarang), dan Perhimpunan Entomologi Indonesia (2004-sekarang); internship di International Atomic Energy Agency (1993), fellowship pada Asean Molecular Biology Organization (1995, 1997).

Publikasi

Mitrayana, Stefan Persijn, Frans Josef Marcus Herman, Moh. Ali Joko Wasono, Muslim, Ign. Sudaryadi. 2006. Pengukuran Volume Trakhea dan Penentuan Pola Pernapasan Serangga dengan Metode Sprektroskopi Fotoakustik Laser. Berkala Ilmiah Biologi 5(2): 79-83.


Ign. Sudaryadi, S.J. Mardihusodo, Tri Baskoro T.S., 2006. DAMPAK IRADIASI SINAR GAMMA Co-60 TERHADAP BEBERAPA ASPEK GENETIKA REPRODUKSI NYAMUK AEDES ALBOPICTUS (SKUSE) JANTAN, Naskah Tesis S-2, Ilmu Kedokteran Dasar & Biomedis, Fak. Kedokteran, UGM Yogyakarta 2006.


Ign. Sudaryadi, S.J. Mardihusodo, Tri Baskoro T.S., 2005. INSEMINATION STATUS OF Aedes albopictus FEMALES AND RATIO SEX OF GENERATION POPULATION AFTER MATED WITH MALES IRRADIATED, Seminar on Basic Science II, Fac. of Math. & Natural Science, Brawijaya Univ., Malang, East Java, Indonesia, 26-Feb-2005.


Ign. Sudaryadi, S.J. Mardihusodo, Tri Baskoro T.S., 2004. MATING COMPETITIVENESS OF Aedes.albopictus MOSQUITOS BETWEEN THE NORMAL MALE AND THE F1 MALE IRRADIATED GAMMA CO-60. The National Seminar of Biology, Dept Biology Fac of Math. & Natural Sci. Inst. Tech. of Surabaya, East Java, Indonesia. 25 Sept. 2004.


Ign. Sudaryadi, S.J. Mardihusodo, Tri Baskoro T. S., 2004. IRRADIATION GAMMA Co-60 OF Aedes albopictus Males, EFFECT ON F1 AND F2 GENERATION. The 4th Mosquito Day Seminar, APNI & Tropical Disease Centre, Airlangga Univ. Surabaya, East Java. 21 August 2004.


Purwanto, H., Ign. Sudaryadi, T. Adisarwanto, Suharsono, 2001. Pengendalian hama dan penyakit benih kedelai dalam kemasan dengan radiasi sinar gamma Co-60. Laporan Penelitian PAATP, DEPTAN, Jakarta.


Purwanto, H., Ign. Sudaryadi, T. Adisarwanto, Suharsono, 2002. Pengendalian hama dan penyakit benih kedelai dalam kemasan dengan radiasi sinar gamma Co-60. Laporan Penelitian PAATP, DEPTAN, Jakarta.

 

Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc.

E-mail Cetak PDF

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

M.Sc : University of The Phillippines at Los Banos (UPLB) (2004), bidang Biologi Molekuler dan Bioteknologi.


Minat Penelitian :

Biokimia, produk alam, biologi molekular dan bioteknologi tanaman.


Fokus penelitian pada eksplorasi kekayaan alam Indonesia, yang ditinjau dari segi biokimia, biologi molekuler dan bioteknologi.

a. Interaksi serangga dengan tanaman pakannya.

Tanaman pakan untuk ulat Atakas (Attacus atlas L.) tercatat paling banyak jenisnya dan preferensi ulat sutera terhadap tanaman pakannya tergantung pada berbagai faktor, antara lain stimulus kimia. Kandungan metabolit sekunder pada tanaman pakan diduga sebagai salah satu penyebab dipilihnya suatu tanaman pakan oleh serangga. Penelitian yang telah berlangsung bertujuan untuk mengetahui preferensi ulat Atakas (A. atlas L.) terhadap empat jenis tanaman pakan yaitu tanaman sirsak (Annona muricata L.), keben merah dan putih (B. asiatica Kurtz), dadap (Erythrima lithosperma Miq.) dan gempol (Nauclea orientalis L.) ditinjau dari kandungan metabolit sekunder masing-masing tanaman pakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun keben merah memiliki lebih sedikit golongan terpenoid, yaitu dua macam dengan masing-masing satu pada setiap ekstrak. Daun sirsak mengandung dua senyawa golongan terpenoid dalam ekstrak metanolnya, sedangkan daun dadap mengandung 1 senyawa golongan fenolik dan 1 senyawa golongan terpenoid. Daun gempol mempunyai kandungan metabolit sekunder yang paling beragam, yaitu mengandung 4 senyawa golongan flavonoid, 2 senyawa golongan fenolik dan 2 senyawa golongan terpenoid. Diketahui pula bahwa terdapat satu senyawa golongan terpenoid yang ditemukan di keempat jenis tanaman pakan tersebut. Diduga senyawa tersebut merupakan senyawa penanda yang menyebabkan tanaman tersebut dikenali oleh ulat Atakas sebagai tanaman pakannya.

Penelitian yang sedang berlangsung saat ini difokuskan pada senyawa terpenoid pada empat jenis tanaman pakan tersebut. Dengan menggunakan GC-MS diharapkan dapat diketahui senyawa terpenoid yang ditemui pada keempat jenis tanaman pakan (hasil penelitian sebelumnya) yang diduga sebagai senyawa penanda dipilihnya keempat tanaman tersebut sebagai tanaman pakan bagi ulat Atakas.

b. Etilen dalam proses pemasakan dan penuaan pada tanaman klimakterik.

Etilen merupakan hormon tumbuhan yang berbentuk gas dan bertanggung jawab dalam proses pemasakan dan penuaan. Pendekatan bioteknologi untuk memperpanjang masa simpan suatu buah atau bunga potong merupakan obyek penelitian yang sangat menarik untuk dilakukan. Pendekatan dapat dibagi menjadi dua jalur, tergantung pada karakter dari tumbuhan yang akan direkayasa. Jalur pertama yaitu pendekatan terhadap proses produksi etilen. Gen yang bertanggung jawab terhadap produksi etilen seperti ACC sintase atau ACC oksidase merupakan target dalam srategi ini. Pendekatan yang kedua adalah dengan merekayasa ekspresi dari reseptor etilen (ETR1 gene family).

Aplikasi dari pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan bunga potong yang tidak mudah layu dan juga untuk memperpanjang masa penyimpanan berbagai buah yang termasuk dalam jenis klimakterik. Penelitian yang telah berlangsung berhasil mengklon gen reseptor etilen dari buah mangga (Mangifera indica L.) var. Carabao.

Rencana untuk penelitian yang akan datang: mengetahui pola produksi etilen pada beberapa bunga potong di Indonesia yang memiliki masa simpan yang pendek, dan mengisolasi gen reseptor etilen pada bunga tersebut.


Publikasi

Nuringtyas, T.R. and H.N.E. Surniyantoro. 2007. Fatty acids composition and heavy metals (Hg and Pb) contents of sea urchins gonad from south coast, Gunung Kidul. International Seminar on Natural Sciences and Applied Natural Sciences. FMIPA Ahmad Dahlan University, Yogyakarta (oral presentation).


Nuringtyas, T.R. 2005. Efek daging buah dan biji asam jawa (Tamarindus indica L.) pada tikus putih (Rattus norvegicus) hiperlipidemik. Seminar Nasional dan Konggres Biologi XIII: Biologi untuk Kesejahteraan Manusia dari Molekular hingga Lingkungan. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta (presentasi oral).


Prabowo dan T.R. Nuringtyas. 2004. Kualitas gelatin asam dan basa dari kulit ikan pari Dasyatis sp. Seminar Nasional Perikanan. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta (presentasi oral).


Nuringtyas, T.R. and A.C. Laurena. 2004. Isolation and molecular cloning of ethylene receptor ETR1 gene of Carabao mango (Mangifera indica L.) fruit. The 3rd Indonesian Biotechnology Conference 2004: Recent Advances in Biotechnology for Human Health and Food Sustainability. Bali International Convention Centre. Denpasar. Bali. Indonesia (oral presentation).


Purwestri, Y.A., T.R. Nuringtyas, B.S. Daryono. 2000. Vitamin C, mineral and reducing sugar analysis of tetraploid muskmelon (Cucumis melo L.) fruit by Colchicine tetraploidization. National Seminar on Applied Biology and Its Application for Human Prosperity. Faculty of Biology, Gadjah Mada University. Yogyakarta. Indonesia. (oral presentation).

 

Yekti Asih Purwestri, S.Si., M.Si.

E-mail Cetak PDF
-----------------------------
 

Dra. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc., Ph.D.

E-mail Cetak PDF

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

 

Ph.D: University of Queensland, Australia (2001), bidang Medical Science.

M.Sc: Vrije Universiteit Brussel, Belgia (1993), bidang Molecular Biology.


Minat Penelitian :

Biologi/genetika molekuler, aplikasi biokimia, imunologi.


Penelitian tentang genetika molekular untuk penyakit-penyakit kelainan genetik yang terdapat pada keluarga Indonesia masih jarang dilakukan. Apabila dilihat dari jumlah publikasi untuk penyakit genetik yang sama, maka publikasi dari Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, misalnya, sindrom Waardenburg (ketulian), thalasemia, dan albino. Untuk itu perlu dikembangkan penelitian bidang genetika molekular penyakit genetik yang sifatnya mendasar untuk tujuan peningkatan pemahaman tentang proses metabolisme yang mengalami gangguan akibat adanya kerusakan suatu gen. Salah satu minat yang ingin ditekuni adalah kelainan genetik albino pada keluarga Indonesia. Intisari penelitian yang ingin dilaksanakan bersama-sama Dr. Niken Satuti, M.Sc dan telah diusulkan untuk dana penelitian dasar DIKTI tahun 2007 adalah sebagai berikut:

- Albinism adalah suatu kelainan pigmentasi kulit bawaan, dikarenakan kurang atau tidak adanya pigmen melanin di dalam kulit. Keadaan tersebut bersifat genetik atau diwariskan. Diketahui bahwa albinism sangat heterogen baik genetik maupun klinisnya. Oleh karena diagnosis klinik sangat sulit, mengingat variasi fenotip albinism sangat luas, maka analisis genetik akan sangat membantu untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai pengelompokan albinism.

- Sampai saat ini telah dianalisis pasien-pasien penderita albinism dari berbagai negara, dan ditemukan mutasi pada gen TYR, TRP1, MATP dan gen P. Bagaimana mutasi yang terjadi pada gen yang mengontrol pigmentasi kulit dapat menimbulkan kelainan klinis yang berbeda-beda, sampai saat ini belum diketahui secara pasti.

- Meskipun mutasi pada penderita albinism yang telah diidentifikasi, tetapi letak dan macam mutasi tidak sama. Untuk dapat mengetahui patologi molekular albinism diperlukan lebih banyak identifikasi mutasi albinism. Sejauh ini, belum ada laporan yang menunjukkan penelitian albinism pada pasien di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sebanyak mungkin keluarga penderita albinism yang ada di Indonesia. Keluarga penderita albinism dari Wonosobo, Palembang dan Gorontalo akan dianalisis dalam penelitian ini.

- Setelah identifikasi fenotip untuk mengetahui tipe albinism pada pasien, DNA darah diisolasi dari anggota keluarga baik yang normal maupun penderita. Kemudian sesuai dengan tipe albinismnya exon pada gen TYR, TRP1, MATP atau gen P akan diamplifikasi menggunakan cara PCR (Polymerase Chain Reaction). Selanjutnya ada tidaknya mutasi dianalisis dengan SSCP (Single Strand Conformation Polymorphism). Macam mutasi

dapat diketahui dengan sekuensing terhadap exon yang dicurigai. Peneliti sudah menguasai semua cara-cara tersebut.


No.

Penelitian

Tahun

1.

Pengaruh jus buah jambu biji(Psidium guajava L)terhadap profil lipoprotein, kadar glukosa, asam urat serum darah serta struktur mikroanatomi hepar dan tikus ren putih(Rattus Norvegicus)

2002

2.

Penghambatan produksi etilen pada pengawetan bunga potong mawar (Rosa hybrida) dan krisan (Dendrathema grandiflora L.) hasil perkebunan masyarakat Pakem, Sleman, DIY

2007

 

No.

Pengabdian

Tahun

1.

Narasumber dan pembina pada workshop peningkatan mutu pendidikan SMP kerjasama Science Center UGM dgn Dikmenum

2006

2.

Narasumber mengenai Pelatihan Pembelajaran Biokimia pada kegiatan SP-4 Jur.Biologi FMIPA UNCEN Jayapura

2006

3.

Pembimbing (Bidang Bioteknologi) Siswa SMA Negeri 1 Kalasan Calon peserta Olimpiade Sains

2007

 

No.

Publikasi

Tahun

1.

Uji Aktivitas Ribosome Inactivating Protein (RIP) pada Tiga Spesies Familia Cucurbitaceae Trichosanthes anguina L., Cucurbita moschata Duch. dan Citrullus vulgaris Schrad

2002

2.

Pengaruh Interval Booster Terhadap Produksi Antibodi pada Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang Divaksin Debris Aeromonas hydrophila

2003

3.

Efikasi vaksin debris sel Aeromonas hydrophila secara suntik dengan variasi cara booster pada lele dumbo (Clarias gariepinus burchell)

2004

4.

Protein spesifik medulla spinalis ekor kadal (Mabuoya multifasciata Kuhl) regenerasi dua minggu diduga sebagai faktor pendorong angiogenesis

2004

 

Prof. Dra. Soekarti Moeljopawiro, M.App.Sc., Ph.D

E-mail Cetak PDF

Ph.D:

University of Missouri, Columbia, MO, USA (1985), bidang Food Science and Nutrition.

M.App.Sc:

The University of New South Wales, Australia (1977), bidang Food Technology.


Post Doc:

- Michigan State University, USA (1993-1995), bidang Human Gene Mapping dan Isolation and Purification of Taq Polymerase Enzymes.

- National Institute of Health (NIH), Washington, USA (1997), bidang Human Mutation Analysis.

- Manchester, UK (1999), bidang Human Mutation Analysis.


Minat Penelitian :

Analisis genetik dan senyawa bioaktif.


Dengan analisis genetik dapat diungkap hubungan kekerabatan/kemiripan baik pada tanaman maupun hewan, mendeteksi/menganalisis macam mutasi (misalnya pada penyakit genetik), dan mengidentifikasi organisme untuk menentukan jenis kelamin tanaman, konservasi galur, dan melacak keturunan. Penelitian senyawa bioaktif bertujuan untuk eksplorasi senyawa bioaktif baik pada tumbuhan maupun mikrobia dan menganalisis aktivitas dan sasaran penghambatan bioaktif tersebut pada organisme target.

Penelitian yang sedang berjalan adalah penelitian mengenai pengaruh ekstrak buah merah terhadap pertumbuhan berbagai sel kanker (sel kanker payudara, sel kanker, dan sel kanker rahim), pengaruh ekstrak buah merah terhadap pertumbuhan jamur Candida, dan pengaruh ekstrak buah merah terhadap penyakit kanker secara in vivo pada mencit.


Afiliasi dengan Organisasi Profesi

Anggota dalam Persatuan Biologi Indonesia, Persatuan Biokimia dan Biologi Molekular Indonesia, The American Society of Human Genetic (1992-sekarang), Associate member Asia – Pacific International Molecular Biology Network (A-IMBN), Human Genome Organization (1994-sekarang); bendahara dalam Konsorsium Bioteknologi Indonesia (1998-2002).


Publikasi

Parjanto, S. Moeljopawiro, W.T. Artama, dan A. Purwantoro. 2006. Identifikasi Penanda RAPD untuk Penentuan Jenis Kelamin Tanaman Salak (Salacca zalacca Gart. Voss). Berkala Ilmiah Biologi (5) 1 : 57 – 63.


Parjanto, A. Purwantoro, W.T. Artama, dan S. Moeljopawiro. 2006. Analisis Kromosom untuk Penentuan Kelamin Tanaman Salak (Salacca zalacca [Gaertner] Voss). Agrivita (28)1: 35 – 44.


Anggreni, A.A.M.D., T. Yuwono, dan S. Moeljopawiro. 2005. Produksi Aktinidin Rekombinan



Miswar, B. Sugiharto, J. Soedarsono, dan S. Moeljopawiro. 2005. Transformasi gen sucrose phophate synthase (SoSPS1) Tebu (Saccharum officinarum L.) untuk meningkatkan sintesis sukrosa pada daun tembakau (Nicotiana tabacum L.). Berkala Ilmiah Biologi (4)5: 337 – 348.


Parjanto, S. Moeljopawiro, W.T. Artama, dan A. Purwantoro. 2003. Kariotip Kromosom Salak. Zuriat (14)2: 21 – 27.


Astuti, A., T. Yuwono, and S. Moeljopawiro. 2003. The engineering of actinidin encoding gene and its expression in Saccharomyces cerevisiae. Indonesian Journal of Biotechnology. 606 – 611.


Putra, N.S., E. Martono, dan S. Moeljopawiro. 2002. Seleksi Wereng Batang Padi Coklat, Nilaparvata lugens Stal. (Homoptera: Delphacidae) dengan Insektisida Karbamat MIPC dan BPMC. Agrosains (15)3 : 455 – 468.


 
Artikel Lain...
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL